Ribuan warga menyambangi Monas dalam kegiatan bagi-bagi sembako (Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)
Liputan6.com, Jakarta - Kuasa Hukum Forum Untukmu Indonesia (FUI) Henry Indraguna menemui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kedatangannya untuk mengklarifikasi informasi meninggalnya dua anak dalam kegiatan pembagian sembako di Monas pada Sabtu 28 April 2018.
"Kami telah melakukan penggalian kuasa hukum, sudah mendapatkan konsep kegiatan seperti apa, kronologi seperti apa, tahunya sampai kapan terkait dengan anak yang meninggal tentu sudah dapat info itu, termasuk soal perizinan baik dari polisi maupun UPT, tentu menjadi materi berharga buat KPAI untuk mendalami kasus ini secara komprehensif," papar Ketua KPAI Susanto, Jumat (4/5/2018).
Susanto menjelaskan, pemangggilan terhadap panitia bertujuan untuk memastikan perencanaan kegiatan, mengingat sewaktu pembagian sembako di Monas, banyak diikuti anak-anak.
"Ini tuh bagaimana (perencanaannya) karena anak juga tentu banyak yang hadir di situ. Itu perkiraannya ada 100 anak juga cukup banyak," kata dia.
"Jadi fokus kami pada aspek perlindungan anaknya, ini sudah berproses hukum di kepolisian," sambung Susanto.
FUI menggelar sebuah kegiatan di Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu 28 April 2018. Salah satu kegiatan yaitu pembagian sembako. Kegiatan itu pun meninggalkan masalah, dua bocah asal Pademangan Barat, Jakarta Utara, menjadi korban.
Mereka MJ (12) dan MR (10) diduga tewas akibat terinjak-injak saat mengantre di acara pembagian sembako di Monas. Buntutnya, keluarga korban pun membawa kasus ini ke ranah hukum.
Ketua DPR: Jihad Memerangi Narkoba Akan Terus Ditingkatkan e lva alviona 05 Mei 2018, 12:31 WIB 0 19 Wapres Jusuf Kalla didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu sebelum pemusnahan di silang Monas, Jakarta, Jumat (4/5). Sabu 2,6 ton ini merupakan hasil tangkapan Bareskrim Polri dan BNN. (Merdeka.com/Imam Buhori) Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menilai massifnya upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan jajaran BNN, Polri, Ditjen Bea Cukai, hingga TNI AL membuktikan pemerintahan Jokowi-JK berhasil menjaga masa depan bangsa. Politisi Partai Golkar dengan panggilan Bamsoet ini berpendapat, terkait narkoba pemerintahan Jokowi-JK tak hanya melakukan tindakan hukum terhadap pedagang dan korban, namun juga pencegahan sejak di pintu masuk wilayah Indonesia. BACA JUGA PKB Bantah Fadli Zon soal Dukungan ke Pansus Tenaga Kerja Asing Wakil Ketua...
Komentar
Posting Komentar